Kamus

<< tepas

<< Blog Manuskrip Kesunyian << Link Tepas Utama

wanci = waktu
welah = mendayung
ringkang = langkah
sawang = bayang, membayangkan
regang = ranting
heman = sayang serta suka memberi
wiati = angkasa
hieum = teduh sekali
simpe = sunyi, senyap
sulaya = ingkar (janji)
gudawang = luka yang besar dan menganga
tilar = meninggal (dunia)
laas = hilang hasiatnya, baunya
surti = mengerti
rancage = cakap
jomantara = langit
lantis = rata terkena barang cair
lenglang = cerah, tidak ada pepohonan
hibar = baik-baik saja
jumpluk = mengelompok
rindat = mengangkat alis, memberi isyarat/marah
cangra = cerah, langit terang
calakan = cerdas pintar
perlaya = maut, mati
lungkawing = curam, terjal
mumunggang = bagian gunung yang seperti punggung
wening = bersih
yuga = menyebabkan lahir
tunggara = sengsara
sagara = laut
alum = murah
sasari = sehari-hari
katohyan = terbuka rahasianya/liciknya
ilahar = lumrah, biasa
sawatara = beberapa
lolongkrang = tempat kosong antara dua bangunan
cunduk = tiba,sampai, datang
asih = kasih sayang, cinta
geugeut = cinta, kasih sayang
liwung = bingung/sedih hati karena putus cinta
ngoleah = merana karena cinta
balukar = akibat
bumi = rumah
lemah = tanah, bumi
lini = gempa bumi, lindu
kerot = menggesek gigi ketika tidur
kiciprit = berjalan ketika sedang hujan
koleang = melayang ketika akan jatuh
nalika = ketika
ras = ketika, saat
rereb = bermalam ketika sedang dalam perjalanan
sobat = ketika, saat
tambleg = kuat, tetap pada tempatnya (ketika ditabrak/ditimpa)
gombangan = lubang ketika kolam sedang dikuras untuk menyimpan ikan sementara
koteteng = keliling sekitar kampung mencari sesuatu
ancal = masih jarang
geugeumeueun = terkesima, masih degdekan
keneh = masih, menunjukkan belum berubah
kumelip = hidup/masih ada
lagas = masih sendiri, lajang
mula = sejak, mulai, masih
pentil = masih sangat muda (buah), puting susu
pirang-pirang = masih beruntung, banyak sekali
ruhak = arang yang masih membara
harus = nyaring (bunyi)
hideng = tahu apa yang harus dikerjakan tanpa disuruh
kedah = harus, mesti
kungsi = keburu, pernah, harus
masing = walaupun, sanggup, harus
peto = terpilih harus mengerjakan perkara
kudu = harus
pipetaeun = yang harus dilakukan
aco = berkata-kata tidak karuan
bubuhan = kata sambung,
capang = kata ucapan masyarakat
cenah = kata orang
ceuk = kata
engang = suku kata
gonjak = goda dengan kata yang lucu
jebris = marah, mengucapkan kata-kata sambil bermuka masam
kecap = kata
ku = kata depan: oleh
repeh = diam, tidak berbicara sepatah kata pun
ririh = meminta setengah mendesak dengan kata yang halus
ujar = ucap, kata
ungkara = susunan kata jadi kalimat
kecap-kecap = kata-kata
saengang = satu suku kata
bagegel = serasa sesak,jengkel,dongkol
karenyeng = jengkel, dongkol
kesel = kesal, jengkel
keuheul = jengkel, kesal, dongkol
medengkel = jengkel, dongkol
engeuh = sadar, tahu
kacaletot = tanpa sadar mengatakan yang dirahasiakan
rumasa = sadar akan perbuatan sendiri
euyeub = lengkap, banyak pilihan
lengkep = lengkap
pepek = lengkap
rempeg = lengkap, komplit
samagreng = lengkap serta bagus
samakta = lengkap, komplit
euyeub = lengkap, banyak pilihan
lengkep = lengkap
bugbrug = bertumpuk tapi tidak tersusun rapih
buntet = besar tapi pendek
kawak = lama tapi bagus
lanyap = perilaku dan ucapannya halus tapi menghina
lonyot = senang menggoda tapi menyenangkan
mancrit = kecil tapi bagus bentuknya
mencenges = kecil tapi menarik, bunga cabai
ngeleyed = seperti pendiam tapi suka nakal
rerab = mengenakan nyala api tapi tidak sampai terbakar
reunggeuy = sakit lama tapi tidak parah
tapi = tapi, tetapi
anjrek = tinggal sementara
ubruk = bangunan sementara
wirahma = irama
inggis = khawatir, risih
ancik = tinggal
wakca = terus terang
alas = nasi dan lauk-pauknya untuk satu orang
apruk = berjalan ke tempat yang jarang di kunjungi orang
asrek = (orang banyak ) cari binatang
barubah = menyusahkan orang lain
batur = teman, orang lain
bebegig = orang-orangan sawah
beberenjeh = orang tua yang senang bersolek
bereyek = datang orang banyak
campelak = berani melawan orang tua
careraman = tertarik barang orang lain
cenah = kata orang
combo = menghibur orang sedih
comel = suka nyebarkan rahasia orang lain
gebro = runtuh karena diinjak/diduduki orang banyak
geder = ramai banyak orang (gemuruh suara)
gembang = tergoda oleh orang dicintai
geureuh = mencela, menghalangi maksud orang
gibrig = gigil (orang sakit)
giridig = sering didatangi orang
guliksek = mendesak agar orang membuka rahasianya
haleuang = suara orang nyanyi
hancengan = makanan/pekerjaan disiapkan untuk orang lain
hara-haraeun = membuat orang sedang jalan terhalang
haripeut = cepat-cepat menerima pemberian orang lain
hiras = menyuruh bekerja pada orang lain
inohong = tokoh, orang penting
jalma = orang
kadungsang-dungsang =terlantar di negeri orang
kakala = cari akal agar orang lain celaka
kemit = menjaga/ menemani orang sakit malam hari
kerid = bawa orang banyak (seisi rumah, kampung)
kilitik = berjalan bembuntuti orang lain
kilung = menutupi kesalahan orang lain
kireum = tidak mau memandang orang karena malu
kompod = sikap orang yang penakut
kurunyung = datangnya orang yang tidak diharapkan
layad = tengok (orang sakit/meninggal)
ledug = penuh bekas kaki orang/binatang
lende = merapatkan kepala/badan kepada orang yang dicintai
merul = terus berdatangan, banyak orang datang
miang-miang = tidak terlalu hitam (kulit orang)
nerag = menyinggung orang lain
ohek = suara orang muntah
paido = menyalahkan pekerjaan orang lain
pangling = lupa/ tidak mengenal orang yang sudah dikenal
pidangdam = memanggil-manggil orang sudah meninggal
poksang = berani langsung mengatakan kekurangan orang lain
pondah = melarang/merintangi keinginan orang lain
pontel = erat-erat memegang orang yang diikuti, tak mau pisah
reang = terdengar suara banyak orang/binatang
recok = terdengar banyak orang bicara bareng
rerep = agak berkurang panasnya (orang sakit)
reyang = dipapah beberapa orang
rob = datangnya orang banyak lalu berkerumun
ronghok = tampak banyak orang yang melihat dari pintu/jendela
rorok = memelihara/mengurus anak orang lain
sakuta = memberi biaya hidup pada orang lain
salabar = memberi tahu pada orang ramai
sarande = sandar, menyandar (pada dinding, orang, dsb)
unghak = menghina orang yang lebih tua
upat = menceritakan orang lain
urang = orang, mengajak
pinandita = bersifat pandita (orang suci)
gending = orang yang bekerja membuat peralatan kuningan
kamsan = orang yang bekerja membuat peralatan emas atau perak
marangi = orang yang bekerja membuat kerangka keris
paledang = orang yang bekerja membuat peralatan tembaga
anjum = orang yang bekerja membuat peralatan tanah liat
panday = orang yang bekerja membuat peralatan besi
nyarawedi = orang yang bekerja menggosok permata
paneresan = orang yang bekerja menyadap (nira, karet, dsb)
merebet = orang yang memukul bedug
malim = orang yang bekerja menundukkan binatang
kabojengkeng = orang yang menarik kuda
pasini = janji
sawang = bayang, membayangkan
tineung = asih, sayang
apal = hapal, ingat
baluas = kaget karena ingat kejadian yang mengerikan
emut = ingat
inget = ingat
kagagas = merasa sedih ingat yang lalu
les = hilang/tidak ingat
neuteuli = tidak lupa, ingat selalu
tibelat = rindu, kangen, ingat selalu
aremut = ingat (jamak)
tagiwur = gundah, gelisah (hati)
galura = gelombang besar
pungkas = ditutup, diakhiri
celak-celak = terlihat kecil dari kejauhan
dodoho = mengintip mangsa
mangsa = waktu, musim, masa, diincar binatang buas
kalang = lingkaran, golongan
nirca = nista, cela, aib
bengbat = tergiur, tergoda
gurat = garis
sawawa = sebaya
kawilang = terbilang
sekar = bunga, menabur bunga (di makam)
pondong = dipangku dengan mesra

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS